Cerita Lucu MEROKOK ITU TERNYATA TIDAK BERBAHAYA!

Posted: November 6, 2012 in Uncategorized

MEROKOK ITU TERNYATA TIDAK BERBAHAYA!
Waw, judulnya sangat fantastik sekali. Ternyata dugaan merokok berbahaya itu salah, coba lihat langsung kisahnya. Dahulu kala (biar lebih dramatis) bermula dari suatu percobaan kesehatan oleh seorang tabib dari kerajaan sontong (ikan kali sontong), kerajaan gentong (aduh itu nama empal dari Cirebon Empal Gentong), kerajaan tong fang (husss kasus tuh udah di tutup :p) harrrrrghhh. Tabib dari kerajaan san ruang (mmmm aneh tapi boleh deh) tabib ini mau membuktikan kepada sang raja bahwa merokok itu tidak berbahaya.
Sontak sang raja pun tidak mempercayainya, “mana mungkin bisa merokok tidak mengganggu kesehatan” sanggah sang raja.

Dengan percaya dirinya sang tabib pun memberikan suatu pembuktian. Singkat cerita terpilihlah tiga orang relawan untuk membuktikan hal itu. Relawan pertama adalah seorang pemabuk berat, relawan kedua adalah seorang penggemar main perempuan dan yang terakhir relawan ketiga adalah perokok berat (dikenalkan satu per satu oleh sang tabib). Skema pembuktiannya adalah dengan tinggal di dalam gua selama tiga tahun dan gua itu akan ditutup dengan penawaran fasilitas yang akan di berikan oleh sang raja.

Relawan 1 : aku mau arak dan minuman alkohol lainnya yang kualitasnya super dan mahal, makanan dan minuman selama tiga tahun, wanita, dan tempat tinggal yang nyaman di dalamnya.

Relawan 2 : aku mau 10 wanita cantik yang menemaniku selama tiga tahun, makanan dan minuman yang enak cukup untuk tiga tahun dan tempat tinggal yang nyaman di dalamnya.

Relawan 3 : aku mau 5000 bungkus roko termahal di seluruh dunia, makanan dan minuman yang enak selama 3 tahun dan tempat tidur yang nyaman.

Kemudian sang raja mengabulkan semua permintaan ketiga relawan tadi. Masuklah tiga orang tadi ke masing-masing gua yang telah disediakan. Gerbang gua pun di tutup, krekeet gubragg (suara pintu).
Nah sobat gie, tinggal kita nunggu deh tiga tahun mendatang hasilnya kaya gimana, ceritanya berlanjut tiga tahun ke depan ya daaah (loh loh udahan dong ceritanya). HE becanda!

Tiga tahun kemudian….
Raja : tabib sudah tiga tahun berlalu nih.
Tabib : iya ja (raja)
Raja : Buka gih gua nya. saya penasaran bener ga ya apa yang kamu bilang tiga taun silam
Tabib : Siap Ja, sebentar lagi kita akan mengetahui hasilnya.

Tanpa berlama-lama lagi pintu Relawan sang pemabuk relawan 1 pun di buka, cieeeettt jedraggg kuprakk (suara pintu terbuka). Relawan 1 pun keluar dengan tubuh lemas, dengan tulang berbalut kulit saja karena di ruang yang jarang oksigen bahkan limit itu selama masa percobaan dia gunakan untuk bersenang-senang dengan minuman nya. Alhasil beberapa menit kemudian ia meninggal (gotong mayat pake tandu).

Kemudian dibuka pintu kedua, cieett cieet cieet (bukan suara pintu melainkan kaki raja kejepit) wah parah nih relawan yang satu ini bahkan jalannya merangkak karena lututnya sudah keropos, sepertinya dia mengalami kompilasi (komplikasi wew) ya itu maksudnya. Karena semasa hidupnya dihabiskan dengan main dan main (main apa hayo). Beberapa menit kemudian relawan kedua meninggal mengenaskan (geret pakai tali rafia)

Pintu pembuktian yang dinanti dan dengan cemasnya bercucuran keringat sambil megang kaki yang kesakitan akibat kejepit, sang raja perlahan membukanya. Dan… dan.. dan… hasilnya… tewewewew..
Relawan ketiga sang perokok berat terlihat segar dan sehat, malah lebih sehat dari sebelumnya. dia agak tampak gemuk, wajahnya tak menunjukan kepucatan sama sekali, pipinya aga cubby (sambil di cubit raja). Raja Heran dan menanyakan loh kenapa kamu baik-baik saja?
Relawan ke 3 : Mana tabib sialan itu, tau begini aku gak bakalan ikutan yang kaya ginian. iya sih banyak rokok yang aku suka di dalam tapi KOREK nya manaaaaaaaaaaaaaaaaaa….. (ngamuk tingkat dewa)

Raja : hadeww (langsung undur diri dari raja menjadi kamtib)
sang tabin : cukup nyengirrrr
yang baca : sialan gue ketipu..(nimpuk admin pake bunga mawar)

HAHAHAHA ……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s